Orang Toba “Klaim” Kuala Namu

Bandara Kuala Namu (Bahasa Karo: Kuala Namo) yang berada di bekas areal perkebunan PT. Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa (Bahasa Karo: Tanjong Merawa), terletak di Kuala Namu, Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang “diklaim” oleh orang batak di youtube sebagai “Tano Toba” atau tanah orang Batak.

Padahal bila kita menelisik lebih jauh, bahwa daerah Kuala Namu sendiri adalah merupakan bagian dari wilayah Taneh Karo Simelem dan merupakan tanah ulayat orang Karo. Sementara berbicara tentang Tano Batak, maka tentu pikiran kita akan langsung berada di pinggiran Danau Toba yang tentu sangat jauh berada dari daerah Bandara Kuala Namu yang berada di Kabupaten Deli Serdang.

“Klaim” orang Toba (Batak) terhadap Kuala Namu ini bisa kita lihat dari sebuah cuplikan video di youtube yang berjudul “Medan Indonesia Airport- 3D Airport Simulation”. Sepintas memang dari video tersebut tidak akan terlihat mencolok, sebab dalam cuplikan video ini menampilkan simulasi Bandara Kuala Namu yang sebentar lagi akan selesai pembangunannya berbentuk 3D.

Namun ada kesan politis yang tersirat dari video tersebut. Sebab video ini disungguhi Lagu Latar berbahasa Toba (Batak) dan didalam lagu ini tersirat kata-kata tentang Tano Batak (Tanah orang Batak), dan inilah yang dimaksudkan penulis bahwa orang Toba secara tidak langsung telah mengklaim Kuala Namu sebagai Tano Batak itu sendiri.

Keberadaan video tersebut cukup strategis di youtube. Bila anda mencari video diyoutube dengan kata “Medan”, maka video itu akan muncul pada posisi ke-11 halaman utama hasil pencarian. Keberadaan yang strategis ini tentu telah membawa dampak yang sangat baik agar dapat dilihat oleh banyak pengunjung atau penonton di youtube.

Saat ini video tersebut sudah dilihat lebih dari 34.500 kali oleh pengunjung youtube dan dikomentari lebih dari 25 kali. Keberadaan video dari statistik youtube juga terlihat bahwa ada sebanyak 18 orang yang memberi rating suka, sementara ada 3 orang lainnya yang memberikan rating tidak suka.

Berikut adalah cuplikan video bersangkutan, atau bagi anda yang tidak bisa melihat keberadaan video bersangkutan melalui halaman ini, maka anda bisa langsung melihat diyoutube dengan alamat http://www.youtube.com/watch?v=J64mZAR5zUo atau bisa mengujungi youtube dan mengetikkan kata “medan” pada bagian pencarian di situs berbagi video terbesar di dunia tersebut.

Video Klaim Orang Toba Terhadap Kuala Namu

About karobukanbatak

Suku Karo adalah suku asli yang mendiami Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kota Medan, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Nama suku ini dijadikan salah satu nama kabupaten di salah satu wilayah yang mereka diami (dataran tinggi Karo) yaitu Kabupaten Karo. Suku ini memiliki bahasa sendiri yang disebut Bahasa Karo. Suku Karo mempunyai sebutan sendiri untuk orang Batak yaitu Kalak Teba umumnya untuk Batak Tapanuli. Pakaian adat suku Karo didominasi dengan warna merah serta hitam dan penuh dengan perhiasan emas.
This entry was posted in Video and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

36 Responses to Orang Toba “Klaim” Kuala Namu

  1. partopi Tao says:

    setelah gagal menamai taman hutan rakyat bukit barisan dg Sisingamangaraja,maka kali ini kami bangsa Batak Tebba,tidak akan gagal untuk menamakan bandara internasional kuala namu bernama Sisingamangaraja XII.kami tlah berhasil di pak pak,dan simalungun dan sdikit waktu lagi kami akan mendominasi karo.

  2. yudha says:

    ga malu orang batak ngaku2 medan punya dia…
    dasar batak keras kepala…..

  3. viery says:

    dasar teba gak tau malu

    • Jafar Umar says:

      Sebenarnya siapa yang tidak tahu malu, coba simak cuplikan youtube tsb yang memaparkan Simulasi Bandara Kuala namu dengan latar belakang Lagu yang sudah mendunia. Kebetulan saja Lagunya dari Daerah Toba. Kami kira tidak ada yang salah disitu karena Bandara tersebut adalah milik semua orang yang ada di Indonesia bahkan Dunia ini. Kebetulan saja di Bandara tsb dibangun di Deli Serdang dengan pendanaan APBN dengan uang rakyat dari seluruh Tanah Air NKRI melalui pajak (Balasting) ataupun deviden yang diperoleh pemerintah dari Perusahaan milik pemerintah yang ada di Indonesia seperti PT. Preport, PT. Pusri, PT. Arun, PT. Kaltex, PT. Inalum dengan Dukungan PLTA di Sungai Asahan, dll yang tidak lain dan tidak bukan berada di Deli Serdang atupun di tanah sebahagian orang yang mengaku pada tanah ulayat Karo. Mari kita berterimakasih dan bersyukur daerah kita diberi kesempatan di bangun. Masih banyak daerah yang lain mengharapkan pembangunan seperti itu karena masih terpencil dan tertinggal.

  4. BATU TARIGAN says:

    Perlu di forumkan…masalahnya banyak di antara kita tidak mengerti pembagian suku. Artina suku batak memilik 7 bagian seperti Karo, Toba, Simalungen, Pakpak, Mandailing dan lainnya. Menurut saya Kuala Namu yang berada di daerah karo harus lah dilakukan perundingan antar suku sehingga tidak ada yang dirugikan. Janganlah buat wilayah ini menjadi perebutan (hukum rimba). Hidup buat kita semua.

  5. TIDAKADASUKUBATAK says:

    Saya sedikitpun tidak ada bangga dengan bandara itu, jika ada pihak-pihak tertentu yang berasal dari toba yang mengklaim bahwa itu punya toba tentu harus dihukum ! tetapi jika ada beberapa orang karo disini yang mengatakan seluruh toba mau ambil tanah karo ITU SALAH BESAR ! TIDAK ADA SEDIKITPUN RASA BANGGA SAYA TERHADAP PUAK KARO, TOBA TETAP TOBA DAN BERBEDA DENGAN KARO. DARI SILSILAH PUN PUAK DI TAPANULI YANG ADA TURUNAN TAMIL CUMA ANDA KARO ! BATAK MUNGKIN SEBAIKNYA DITIADAKAN

  6. roy van halen says:

    ha ha.. orang batak keras kepala dan jenius.. apabole buat namanya juga orang israel.. keturunan israel..

  7. roy van halen says:

    itulah ganjaran orang pemberani yang mau bertengkar dan berperang.. pasti menguasai segala hal.. perhatikan sejarah romawi mereka menguasai dunia karena keberanian.. sejarah kolonial inggris menguasai dunia karena keberanian.. Amerika serikat menguasai karena berani dan mau berperang.. bahkan bangsa israel harus berperang melawan siapa saja yang menghalangi tujuan mereka.. perhatikan sejak jaman musa sampai daud.. bahkan sampai saat ini… jadi itu sdh hukum alam… kalo orang karo mau maju tirulah orang toba.. berani berbicara,berani bertindak,berani mengeluarkan ide2 briliant bahkan jenius,brani marbadai,barani marporang kalo memang di butuhkan,brani mengeluarkan pendapat,bahkan brani menjadi orang cerdik atau licik.. he he.. apabole buat kalo memang terpaksa… ya begitulah orang toba keturunan israel saudaranya yahudi.. umat pilihan Allah.. dan Tuhan memang menciptakannya demikian..

    • vibora says:

      Karo bukan jering lae.berani perang? beruntunglah kalian teba di jaman SBY ini sedikit masalah lapor polisi agar dapat uang perdamaian, padahal kerjaan kalian hanya memancing saja.

    • Jean Fernando Barus says:

      Tau darimana saudara ,Toba Itu keturunan Israel?
      masak ras muka oval beranak segi Lima !

    • Ginting Suka says:

      Kok anda bangga meniru bangsa yang suka perang ??? Kami orang Karo lebih suka DAMAI bukan PERANG,dan kami orang KARO( syukur ) tidak sama dengan JAHUDI !

  8. edi christian barus says:

    tidak ada yang perlu dibanggakan…..

    jangan lah menjadii orang yang tinggiii hatiii,,sebab kita ini semua nyaa umat pilihan ALLAH…
    so,,berpikirlahh yang majuu saudarakuuu…
    God Bless..

  9. david.tarigan says:

    bersatulah suku karo jangan mau diadu domba , cian cikurak ,karena banyak orang karo sudah meninggalkan marga dan tidak tau lagi keturunannya(asal usulnya) dari mana dan kemudian berubah menjadi melayu seperti yg di sunggal ,atau karo jahe jahe ,karo maya maya ,lambaat laun marganya hilang ,karena kita sudah lama di jajah /disingkirkan sejak orba disini banyak orang tua kita menghilangkan marganya takut kalau nati sulit dapat pekerjaan ,makanya kalau ada pemilihan gubernur atau pun anggota dewan hal ini di manfaatkan (sada gia manukta gelah tekuak ),emaka renungken mbagas mbagas ,bujur ras mejuah juah kita kerina

    • Sigura-Gura Gelap Gulita says:

      Menurut hemat saya:” Pernyataan sdr kurang tepat sejak lama anda (kelompok anda) dijajah/disingkirkan”. Tolong diperjelas dan dipertanggung jawabkan pernyataan itu. Atau mungkin anda mau merdeka sendiri karena masih merasa dijajah. Pemikiran sempit dan pemordial tidak jamannya lagi dalam era Demokrasi ini, karena suara terbanyak yang menentukan. Mari kita sama-sama meningkatkan kualitas, martabat, karakter, kejujuran dan kesetia kawanan agar kita maju.

  10. Roy ginting suka says:

    Sampai kapan pun
    tobA Tdak bisa mdoMinasi d wilayah karo

    dan pemberian nama bAndara akan tetap diberinama kuALA Namu

    tdak akan pRnh bisa djadikan nama’a jd sisingamangaraja

    jd inti’a
    tdak ada yg bisa dbAngGakan dri orang tobA Atas ini

    • Jafar Umar says:

      Kalau anda kurang suka dengan Orang Toba, jangan serta merta tidak menyukai Raja Singamangaraja XII. Beliau dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional adalah dikarenakan kegigihannya melawan dan gugur melawan penindasan oleh Penjajah terhadap masyarakat (yakni 1.Kerja Rodi, 2.Tanaman Paksa, 3. Balasting serta 4. Memecah belah Tapanuli yakni Kawasan Tapanuli bagian Selatan dan Tapanuli bagian Utara). Perlawanan rakyat tersebut berlangsung selama 27 Tahun dengan adanya hubungan kerja sama dengan Kesultanan Aceh, Hubungan tersebut dapat kita lihat pada Bendera Kesultanan Aceh dan Bendera Singamangaraja yakni: sama-sama berwarna Merah Putih, sama-sama berlambangkan Bulan, Bintang dan Pedang, Juga pada Cap keduanya sama-sama memiliki tulisan dengan unsur Aksara Arab. Hal tersebut merupakan cikal bakal persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di Sumatera Bagian Utara. Kami dan mungkin bangsa dan negara sangat menghargai jasa-jasa beliau. Bila anda tidak menyukai atau membenci Orang ataupun masyarakat Toba karena ada beberapa ketidaksamaan diantara masyarakat Karo dan masyarakat Toba, tapi jangan serta merta membenci Singamangaraja XII. Perlu kami informasikan kepada anda, bahwa masyarakat penganut Parmalim atau pengikut Sisingamangaraja masih ada saat ini di Provinsi Sumatera Utara.

  11. rio purba dasuha says:

    semua kalian suku batak dan suku karo,, kalian sebenarnya patuh dan tunduk pada suku kami, simalungun. karena leluhur kamilah penguasa sumatera utara…. untuk batak (toba) bisa jadi kejaayaan kalian akan jatuh karena kebangkitan simalungun kelak…. kami punya falsafah yang amat tinggi yanitu ” habonaron do bona” falsafah ini sangat tinggi,, sehingga hampir semua simalungun meninggalkannya… tapi terbukti kok, jikalau simalungun mengamalkan falsafah ini, maka simalungun kembali akan ditakuti dan disegani suku2 di sumatera utara……. untuk karo; leluhur kalian adalah murid dari leluhur kami… untuk toba; sisingamangaraja 12 tidak pernah ngomong macam2 di tanah simalungun pada waktu itu, pada saat dia meminta bantuan….kami simalungun akan bangkit kembali, dan siap menjadi sasaran pertanyaaan2 dari kalian… dan kami akan menjadi guru2 falsafah… bersyukur kami atas falsafah yang dibrikan oleh Tuhan yang maha esa atas karsa, karya dan cipta dari leluhur kami… sonaima diatei tupa ma!

    • Saya menangkap ada dua pemikiran dari komentar anda. Pertama anda mengakui bahwa karo itu memang bukan batak. Nah untuk pemikiran anda yang pertama ini saya mengucapkan terima kasih. Yang kedua saya kurang “senang” dengan pendapat anda yang menganggap Simalungen lebih “super power” dari kedua suku lainnya, yaitu Karo dan Batak. Sementara tujuan dari blog ini bukanlah mengarah kearah siapa yang lebih “super power” dari yang lainnya, melainkan hanya sekedar mencari jati diri saja. Jadi dalam menemukan jati diri ini, maka setiap suku-suku di Indonesia pada umumnya dan SUMUT khususnya bisa bersatu padu, duduk sama rata, dan berdiri sama tinggi. Mejuah-Juah

  12. Tak malu dengan sifat rakusmu Teba.Mikpik batu ko te.

  13. Sigura-Gura Gelap Gulita says:

    Pendapat saya, tidak ada satupun manusia di dunia ini berhak mengklaim bahwa Bandara Udara di Kualanamu miliknya. Meskipun ybs berasal dari tempat dibangunnya bandara tersebut ataupun sekitarnya di Provinsi Sumatera Utara. Alasannya sbb:
    1. Dana yang dipakai untuk membangun bandara tsb berasal dari Uang rakyat dari seluruh masyarakat di Indonesia, meskipun dana tersebut masih dalam hutang yang membayarnya adalah seluruh masyarakat Indonesia yang ada saat ini maupun yang akan lahir ataupun dana tersebut dari hasil-hasil potensi daerah lain di Indonesia seperti dari P. Kalimantan, P. Irian, Aceh, Riau, ataupun hasil dari PLTA di Sungai Asahan (Kabupaten Tobasa dan Kabupaten Asdahan), dll ;
    2. Tidak elok bila komunitas tertentu mengklaim miliknya, mustinya berpikir dulu membuat berbagai pernyataan-pernyataan seperti beberapa pendapat diatas;
    3. Terimakasih.

  14. ronal burian.. says:

    simalungun jangan banyak bicara kau,siantar aja yg nota bene simalungun dikuasai orang batak.. emangnya siapa orang simalungun yg punya prestasi di negara ini.. paling hanya bungaran saragih..

  15. Priscilla Br Silalahi says:

    Masihol mulak tu Medan!

  16. panji ginting says:

    Saudara-saudaraku yang terkasih semua, mari kita berdamailah semuanya. SUMUT damai itu indah, karo, toba, simalungun, pak pak, nias, mandailing….. samanya kita semua, ASLI SUMUT nya kita semua. senang kali nanti PROVOKATOR itu kalau kita cek cok selalu…. PEACE ya SAUDARA-SAUDARAKU. i love u SUMUT…. i love u ALL…..

  17. Agus sitepu says:

    Man kalak karo kerina sentabi aku ande kata_kataku kasar..
    Aku tading ibas sogong maryke kab langkat..
    Mejuah_juah

  18. Agus sitepu says:

    MEJUAH_JUAH

    kita harus saling menghargai satu sama lain..
    Batak toba,karo,mandailing,simalungun atau pun fak fak masi bhineka tunggal ika..
    Jadi inti nya apalah kita dapat dari perdebatan ini..
    Dan khusus buat toba janganlah merampas hak kami..
    Toba di toba, karo di karo, mandailing di mandailing, simalungun di simalungun, fak fak di fak fak adil kan

  19. Albert sinaga says:

    STOP..
    Kita punya negara yaitu indonesia bukan negara batak..
    Awas provokasi

  20. epen says:

    Setelah saya baca pendapat/comment saudara saya dari atas sampai kebawah hadoh, mungkin Belanda akan datang lagi dan memecah belah di negri ini, sadarlah kita semua sama manusia

  21. 1234567890 says:

    tetep satu bwt indonesia yang maju

  22. dodi tarigan says:

    astaga kw ni orang batak memang serakah….. kemarin nama tahura di tongkeh mau kw ubah menjadi Sisingamangaraja… sekarang kuala namu lg mau kw ubah lagi menjadi Sisingamangaraja , maksud kw apa sih,,, saya engk senang sebgai orang karo…..daerah karo tu bukan daerah batak lo cam kan tu batak,,,,,

  23. dodi tarigan says:

    jangan jangan nanti penemu medan juga kw bilang Sisingamangaraja……..endk usa lah kw terlalu serakah…… …. ku kasih tau sama mu,, jangan sampai habis ke sabaran orang karo….. hancur kw nti semua orang batak ini ……… memang lo banyak….. tapi orang karo tak pernah takut…….

  24. gak malu x orang teba ni lah.. parahh !!!!!!! -___-

  25. rachmat hang basir says:

    ha..ha.. itulah bedanya kalian, sama kita org melayu..serakkkaaahhh

  26. Babiat says:

    @rio purba dasuha: mau kemana Simalungun mu itu?makan lah dulu kau yang banyak biar pinter bro.. Simalungun dihata-hatai..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s