Google: Karo lebih Populer dari Batak

Google adalah salah satu situs web yang berperan sebagai mesin pencarian data-data yang paling berpengaruh saat ini di dunia. Seiring dengan perkembangannya Google juga mengembangkan berbagai aplikasi selain mesin pencarian, seperti aplikasi email, periklanan online, dll.

Menelisik lebih jauh tentang keberadaan google dimata para penggunanya di dunia saat ini, maka google bukan hanya sekedar sebagai penyedia jasa layanan internet yang memudahkan mereka untuk mencari data-data melalui mesin pencarian google, juga memudahkan berkomunikasi lewat layanan gmailnya google. Namun lebih dari pada itu, google juga sering dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat brand image.

Salah satu contoh perusahaan besar yang telah mencoba memperkuat brand image melalui google adalah Toyota. Dengan mengeluarkan biaya sekitar Rp 60 juta, pihak Toyota telah berhasil mengadakan kontes search engine optimization (SEO) dengan kata kunci “Mobil Keluarga IdealĀ  Terbaik Indonesia”. Jadi intinya ketika seseorang mencari informasi lewat google dengan kata yang sudah ditargetkan, yaitu Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia, maka seketika hasil pencarian akan mengacu kepada produk Toyota itu sendiri.

Selain bisa dapat memperkuat brand image. Google juga ternyata bisa memperburuk image seseorang. Seperti kejadian baru-baru ini yang sempat menghebohkan di Indonesia, yaitu mengenai hasil pencarian google yang menyimpang dari semestinya, dimana ketika kita ingin mencari “Kebaikan SBY” lewat google, maka secara atomatis mesin pecari itu akan mengarahkan kita untuk melihat hasil pencarian lain, yaitu tentang keburukan SBY.

Keburukan orang-orang juga sering terumbar lewat mesin pencari ini. Seperti para artis misalnya, banyak nama oknum artis-artis di Indonesia yang sudah tercemar namanya di dunia maya. Bila kita mengetikkan kata dengan nama oknum bersangkutan, maka tidak jarang bukan informasi yang baik-baik yang kita dapatkan tentang mereka dari google ini, namun sebaliknya malah informasi-informasi yang buruk.

Terlepas ada baik dan buruknya keberadaan google yang tidak bisa terlepas dari para pengguna internet dewasa ini. Namun patut kita syukuri karena citra Karo kita ternyata masih baik dan mungkin dapat dikatakan sangat membanggakan hati kita sebagai bagian dari Suku Karo bila mengacu kepada mesin pencari terbesar di jagat maya ini.

Betapa tidak, kata “Karo” sendiri saat ini telah di index lebih dari 35,400,000 hasil di google, dan ternyata kata tersebut sangat jauh melampaui hasil kata “Batak” yang hanya mencapai sekitar 11,300,000 hasil.

Begitu juga bila dibandingkan antara kata “Suku Karo” dengan kata “Suku Toba”, dimana kata suku karo masih lebih mendominasi dengan hasil pencarian sekitar 609,000 hasil, sementara untuk kata suku toba hanya mencapai 514,000 hasil.

Dari data-data ini dapat disimpulkan, bahwa meski secara media konvensional (surat kabar/media cetak) pemberitaan Karo jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pemberitaan Batak atau Toba. Namun di media internet ternyata kenyataan tersebut berbanding terbalik, dimana Karo itu sendiri ternyata lebih mendominasi.

“siapa yang menguasai teknologi informasi dia yang menguasai dunia” itulah kata semboyan yang sering saya dengar dari pembicaraan sehari-hari. Terbukti orang terkaya di dunia Bill Gates saat ini adalah seorang penguasa teknologi informasi tadi. Seyogyanya marilah ke-Karoan itu kita jadikan sebagai penguasa teknologi informasi ini, semoga dengan cara ini ke-Karoan tetap lestari, dan semoga akan mampu menguasai dunia disuatu hari kelak.

(Google yang dimaksudkan pada tulisan ini, mengacu kepada google Indonesia, yaitu dengan domain http://www.google.co.id)

About karobukanbatak

Suku Karo adalah suku asli yang mendiami Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kota Medan, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Nama suku ini dijadikan salah satu nama kabupaten di salah satu wilayah yang mereka diami (dataran tinggi Karo) yaitu Kabupaten Karo. Suku ini memiliki bahasa sendiri yang disebut Bahasa Karo. Suku Karo mempunyai sebutan sendiri untuk orang Batak yaitu Kalak Teba umumnya untuk Batak Tapanuli. Pakaian adat suku Karo didominasi dengan warna merah serta hitam dan penuh dengan perhiasan emas.
This entry was posted in Opini. Bookmark the permalink.

One Response to Google: Karo lebih Populer dari Batak

  1. jon kusumo says:

    kue karo aku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s