Liputan Wisata Kabupaten Karo Diiringi Musik Batak

Musik tradisional Karo dengan Batak itu jelas berbeda. Untuk melihat perbedaanya bagi para pembaca yang masih awam tentang hal tersebut, maka dapat dilihat melalui tulisan sebelumnya di blog Karo Bukan Batak berikut disini.

Fenomena terbaru akhir-akhir ini banyak bermunculan diberbagai media, khususnya pada media televisi yang meliput tentang pariwisata dan budaya masyarakat Karo. Namun sangat ironis sekali bahwa dalam liputan tersebut kebanyakan membuat musik pengiringnya bukan musik dari masyarakat Karo itu sendiri, tetapi menggunakan musik tradisional Batak.

Salah satu liputan tersebut dapat disaksikan melalui cuplikan liputan wisata Kabupaten Karo berikut ini, dimana musik pengiring liputan bersangkutan menggunakan musik Batak dan bukan musik Karo.


Apakah fenomena ini juga berkaitan dengan pembatakan Karo secara tidak langsung yang dilakukan oleh pihak media supaya Karo tetap terlihat sebagai bagian dari Batak?

About karobukanbatak

Suku Karo adalah suku asli yang mendiami Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Dairi, Kota Medan, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Nama suku ini dijadikan salah satu nama kabupaten di salah satu wilayah yang mereka diami (dataran tinggi Karo) yaitu Kabupaten Karo. Suku ini memiliki bahasa sendiri yang disebut Bahasa Karo. Suku Karo mempunyai sebutan sendiri untuk orang Batak yaitu Kalak Teba umumnya untuk Batak Tapanuli. Pakaian adat suku Karo didominasi dengan warna merah serta hitam dan penuh dengan perhiasan emas.
This entry was posted in Opini and tagged , , , . Bookmark the permalink.

12 Responses to Liputan Wisata Kabupaten Karo Diiringi Musik Batak

  1. info Batak says:

    Hehehe.. sabar ya pal..
    kayakna mereka juga ngga suka kalo musik itu dibuat ngiringi kepentingan karo..

  2. Freemason says:

    Lucu ya protes nya.. ke ujung dunia juga musik batak sudah terkenal.. tapi kenapa tetangganya malah ngga senang? atau ada rasa cemburu?

  3. Andre says:

    Mungkin sebagai masyarakat karo kita kurang memperhatikan budaya kita sendiri, dan juga akan lebih baik jika kita orang kro ini memiliki stasiun tv dan juga memperkenalkan karo melalui media tersebut, dan juga perlu ada publikasi2 serta penelitian ilmiah yang mendukung yang diterbitkan dalam berbagai bahasa jangan hanya bahasaindonesia saja.

    Mejuah – juah

  4. Robin G Munthe says:

    one that made the coverage defected is the music introduction, others just nice.

  5. MUG says:

    Ini termasuk politik pembatakan.

  6. benyamin sembiring says:

    Siapa yg melakukan politik pembatakan ini?

  7. alvienus says:

    HAI, BERJUANGLAH agar Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) diubah dengan membuang kata Bataknya. Bilamana orang Karo tidak setuju sebagai orang Batak

  8. Horas !,Menjuah-juah.
    kepada saudara-saudari semua jangan jadikan ini sebagai faktor untuk memperjuangkan KBB !!. yang harus ditanyakan adalah kenapa hal ini bisa terjadi ? Siapa yang punya program !. jelas disini terjadi kesalahan tapi tidaklah lalu fatal !!. karena karo sendiri punya musik tradisional sendiri, inilah saya kira yang perlu diluruskan.
    saran saya buat orang karo, terutama kepada anak-anak muda Silahken membuat sebuah kreasi untuk lebih mengenalkan kepada dunia budaya karo, jangan lagi mengutak-atik soal KBB, kurang bermutuu, karena waktu,tenaga dan pikiran anda terkuras. Mari kita mulai belum terlambat, tunjukkan pada Dunia luar, kita berbeda tetapi satu BATAK !!
    Horas !, Menjuah-juah.

    • RGM says:

      Gerakan KBB dan gerakan lain utk mengenalkan Karo ke seluruh dunia spt TOTAL FOOTBALL -nya Belanda : sekaligus dan komprehensif, saling mengisi dan mendukung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s